Workshop pertama yang diadakan di Sawangan bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang hal-hal yang berkaitan dengan perubahan iklim dan konsep ESD. Tak heran jika pada workshop ini panitia menyediakan cukup banyak narasumber ahli untuk memaparkan hal-hal tersebut.
Adapun pembicara utama yang kami undang adalah Bapak Prof. Emil Salim sebagai pakar konsep pembangunan berkelanjutan. Bapak Emil Salim bercerita banyak tentang pengalaman yang beliau miliki selama ini. Diskusi berlangsung sangat menarik. Banyak hal yang diutarakan luput dari perhatian kita sehari-hari.
Selain itu, pembicara yang menarik lainnya adalah Bapak Agus Sari dari Ecosecurities yang juga mantan Direktur Eksekutif Yayasan Pelangi dan Mba Chrisandini dari WWF-Indonesia. Bahasan yang dikemukakan adalah berbagai hasil riset yang berkaitan dengan isu perubahan iklim, khususnya mengenai penyebab serta dampak perubahan iklim di tingkat global & lokal.
Kemudian untuk pengenalan mengenai konsep ESD serta pengimplementasiannya dipaparkan oleh Mba Aulia dari KPAI. Sementara untuk membantu memperkaya wawasan para peserta mengenai cara mengimplementasikan konsep ESD, Kang Soleh dan Mas Koen dari Jaringan Pendidikan Lingkungan (JPL) menawarkan diri untuk mengisi sesi 1,5 jam. Di sini rekan-rekan JPL memberikan beberapa permainan yang menarik terkait dengan ESD.
Di hari berikutnya acara dilanjutkan dengan sesi panel dengan narasumber Mba Nana dari RMI, Mba Rini dari WWF-Indonesia dan Kang Soleh dari JPL. Para narasumber memaparkan pengalaman mereka dalam mengimplementasikan ESD di beberapa sekolah, termasuk dalam pembuatan modul ajar oleh para guru setempat.
Untuk menyaksikan secara langsung pengimplementasian pendidikan lingkungan di sekolah, maka peserta berkesempatan untuk berkunjung ke sekolah penerima penghargaan Adiwiyata, yaitu Sekolah Citra Alam Ciganjur dan SMP 103 Cijantung. Diharapkan peserta akan mendapatkan banyak hal menarik yang bisa dipelajari dari kedua sekolah tersebut, serta para peserta akan menemukan hal-hal menarik yang dapat dimplementasikan di sekolah-sekolah lain.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar